New day

on Selasa, 09 Desember 2014

Hai semua apa kabar

Minggu baru di bulan desember. Biar saya sedikit berbagi keluh kesah akan awal minggu ini yang buat entry dari saya agak lama buat rilisnya.

Mari kembali ke hari sabtu dimana semua petaka di mulai, sabtu sebuah hari yang sudah ku persiapkan dengan matang. Task yang sangat ingin ku selesaikan ialah asistensi dengan dosen soal tugas arsitektur hijau yang sedang ku kerjakan saat ini, setelah meminta teman menjadi guide aku pun berangkat dan... semestinya udah dibahas di catatan sebelumnya.

Yup lompat ke hari senin, hari dimana asistensi berikutnya di langsung ka. Seharusnya hari ini hari dimana aku presentasi mata kuliah akidah namun karena ternyata kampus telah meminta izin makanya kuliah tidak di langsung kan.

Hari itu terjadi dua kegiatan seminar, pertama seminar kota oleh jurusan arsitektur dan yang kedua seminar motivasi oleh fakultas. Keduanya berencana mengundang orang yang sama, sang walikota fenomenal yang merupakan seorang arsitek.

Aku sendiri sangat ingin mengikuti seminar yang di hadiri sang walikota sayang nya kesalahan perhitungan membuat harapan ku pupus, seminar arsitektur yang ku harapkan mampu menghadirkan sang walikota ternyata tidak sesuai perkiraan. Sang walikota ternyata lebih memilih untuk mengirim utusan pengganti untuk seminar arsitektur dan beliau menghadiri seminar mimpi-impian di banding dengan seminar tentang kota berkelanjutan.

Mungkin memang mustahil mengharapkan seorang untuk berada di dua tempat dalam waktu yang sangat singkat. Namun tetap saja aku kecewa, mungkin ada kesempatan berikutnya semangat shiraiM

Lanjut seminar berakhir di sore hari dan aku pulang dengan kosong hati, itu gimana ya? Gak tahu juga sehabis itu aku menelpon kawan kelompok buat pergi ke rumah dosen bersama buat asistensi tugas.

Setelah saling tunggu dan nyasar bersama kami berhasil tiba dan asistensi. Lanjut dan terus berkembang bersama terima kasih kawan.

Manusia tidak bisa sendirian dan manusia harus selalu bersabar.

0 komentar:

Posting Komentar