Pewe

on Sabtu, 10 Januari 2015

Ya ampun, aku tenggelam dalam nyaman nya posisi sore ini.

Dengan santai nya badan duduk dengan posisi sedikit rendahan dan kaki terlentang. Betapa nyaman ketika semua pekerjaan di rumah sudah selesai.

Kenikmatan ini sangat terasa mengingat pekerjaan lelah penuh tekanan yang ku lalui dari pagi hingga jam dua tadi, bekerja penuh di pabrik memeras keringat dan merasakan terik nya matahari yang dengan semangat memanaskan atap seng di bulan musim hujan kini.

Posisi enak dan nyaman ini membuat terlena dan tidak kehilangan kesadaran akan beban berat yang menanti lusa nanti.

Iya minggu final, dimana akhir dari perjalanan panjang ku semester ini bergelut dalam hiruk pikuk pendidikan di kampus, semuanya akan berakhir dan di tentukan dalam 3 minggu nanti.

Hoaamm... sedikit terkantuk, ku tatapi terus layar tablet ku sambil terus membaca puisi, easy, dan cerpen di sebuah grup literatur di jejaring sosial facebook. Penulisnya kebanyakan amatir namun ada juga yang pro, hari ini cuma sedikit tulisan yang bagus karena sepertinya para ahli sedang beristirahat untuk malam mingguan nanti, sehingga sulit menemukan tulisan yang membuat mata terbelalak dan mulut menganga lebar saking hebatnya rangkaian teks yang kadang suka kulakukan selagi membaca.

Ini membebani, sambil berpikir akan rencana yang telah ku tetapkan bahwa hari ini ku harus membuat rangkaian strategi dan kegiatan menghadapi final week nanti mulai dari membuat rentetan jadwal hingga taktik menghadapi dia fraksi yang terkadang menghampiri di kala waktu genting deadline penyetoran tugas.

Ku sadar ku sudah tidak muda, ku sudah tidak bisa lagi berharap pada diri ku sendiri dan harus ada yang menemani terus memberi support dan mengiringi langkah ini, namun kalau dengan sikap seperti ini sulit tuk menemukan dia.

Berhenti berpikir soal pendamping, lebih baik ki buat jadwal dan strategi untuk senin nanti, semua sah untuk mendapatkan nilai A di mata kuliah, tentu saja dengan cara yang di sah kan.

Semangat tidak akan akan cukup bila membabi buta lebih baik fokus pada satu pilihan yang akan di selesaikan, entah apa yang kukatakan ini tapi ku ingin menjadi lebih baik dalam menjalani keseharian ku sebagai seorang ahmad Zulfadli. Dia yang akan ...

Bersambung dulu

0 komentar:

Posting Komentar