The Place I belong to!

on Selasa, 27 Januari 2015

Ini menyulitkan, segalanya hanya menyusahkan.
Mulai dari diriku yang begitu pengecut bahkan untuk menegur orang yang jelas-jelas mencuri hape ku di parkiran hingga mengungkapkan kejujuran ke orang lain pun orang tidak mau percaya.

Mengapa tiap ku jujur dan berkata setulus nya orang selalu saja negatif dan menganggap itu hanya kepura-puraan. Mengapa ku selalu menyebar pemikiran negatif ke setiap orang? Padahal itu bukan karena ku melakukan sesuatu yang buruk ku hanya tidak tahu bagaimana berkomunikasi dengan baik dan efektif dengan orang lain.

Menggelikan, aku ini menggelikan. Ku tak tahu mengapa seperti ini, ini bukan salah ku! Saya tidak minta seperti ini, tidak sekalipun ku berharap kayak gini.

Bukan kah ini salah kalian ! Melalaikan tugas dan kewajiban. Atas kepentingan kalian sendiri kalian meninggalkan kewajiban kalian hanya karena kalian pikir itu tidak penting. Ini salah kalimalang tidak melakukan hal seperti yang seharusnya.

Dan di akhir kalian hanya melihat dengan mata kalian saja! Hati kalian di tutup serapat mungkin hanya untuk menuruti kesalahan kalian. Ini salah kalian kan? Akui itu.

Cara kalian dalam membentuk ku hingga kini, itu yang kalian sesali itu yang kalian kutuk, itu yang kalian terus saja tekan untu berubah. Namun bukankah itu semua dari kalian. Percuma berkata bahwa bukan seperti ini hasilnya yang kalian inginkan, namun bukan kah itu kalian sendiri yang lakukan, itu kalian yang memilih.

Ku coba mengikuti dan juga gagal, ku hanya maula menyalahkan diri. Berharap hati kalian terbuka atas fakta dan dosa masa lalu kalian.

Itu dosa sangat besar! Sadarkah kalian bahwa pilihan kalian terkadang memberi dampak buruk yang sangat besar bagi orang lain.

Ini bukan tempat ku, iya! Betul yang salah hanya aku. Yang dapat menyalahkan diriku hanya aku. Kalian tidak berhak menulis kan aku benar atau salah karena aku hasil pilihan dan perbuatan kalian.

Ku sadar jika aku ini gagal, semua yang ku lalui sudah ku coba dengan sekuat tenaga dan semulus hati, ku tak bisa teriak, bisik ku sia-sia. Jurang itu masih begitu menakutkan buatku.

Aku berhenti disini saja.

Aku tidak mau berubah, ku cinta menjadi diri ku, hasil berontak dari yang kalian coba buat, hanya seonggok produk gagal dari pilihan kalian.

Kalian tidak pernah berpikir tentang ku, tidak pernah ! Karena kalian tidak memikirkan tindakan kalian itu. Bukan kah aku ini hasil tindakan dan pilihan kalian. Aku kan! Atau bukan?

Bukan? Bukan kah? Katakan lah ? Apa mau kalian?

Aku berhenti disini saja.

Bukan tempat iu di sini, tidak dengan kalian semua. Tidak sama sekali.

Di sana ! Iya jauh disana, tempat dimana tiada atas dan bawah dimana tiada suara dan cahaya hanya hening abadi. Tanpa siapa pun, tanpa seorang pun.

Hampa! Ruang hampa itu, menjadi dambaan bagiku. Disini aku terkungkung tersiksa oleh betapa rakus dan buruk serta ke egoisan kalian.

Jauh terdengar, tapi ku ingin kesana. Berada di sana hingga akhir nan abadi di dalamnya.

Mati menjadi tidak begitu buruk, maksudku jika kita mati maka akan menjadi hantu. Berarti dengan hantu ku ku bisa berada disana kekal di dalamnya.

Ku mau jadi hantu.

Orang membentuk orang lain. Kita semua di bentuk oleh semua dari kita. Adakah ruang untuk ke egoisan? Namun selalu ada waktu untuk tanggung jawab. Cukup disini ya!
Terima kasih telah membaca ciao....

0 komentar:

Posting Komentar