Serakah

on Kamis, 08 Januari 2015

Saya harus serakah.
"Kalimat itu terbersit dalam pikiranku selagi memikirkan sifat ku yang begitu mudah berpuasa diri terhadap raihan yang begitu sederhana.
Pribadi ku yang simple dan acuh terhadap materi menjadi penyebab kenapa dalam keseharian ku jarang mengambil langkah lebih dalam mengerjakan apapun.

Do the extra miles! Berjalan kaki itu melelahkan, ku senang dengan langkah ku saat ini, ku suka tempat ku berada saat ini, ini sudah cukup. Aku sampai di sini saja.

Namun di balik bukit ini ada hamparan padang bunga nan indah, lereng yang meliuk liuk penuh irama dan hembusan. Angin sepoi di lembah itu.

Untuk apa ku hanya berhenti ti di hutan gelap ini, hanya nyamuk yang menemani dalam sunyi, udara nya nyaman namun terlalu lembab tuk beristirahat. Sinar matahari yang kesulitan menembus rimbunnya pepohonan tetap tidak mampu menerangi pandangan mata.

Ku ingin melihatnya, keindahan yang sejati itu.

0 komentar:

Posting Komentar